Hijab sangat menguntungkan tubuh karena mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari, polusi dan juga terpaan angin yang kurang bersahabat. Namun demikian, hijab meninggalkan masalah pada rambut seperti ketombe, kerontokan, gatal-gatal bahkan kebotakan bila Anda tidak melakukan perawatan yang pas. Lalu, apakah harus rutin ke-salon? Berikut jawaban dan tips rambut rontok wanita berhijab yang wajib diterapkan.

Tips Rambut Rontok Wanita Berhijab

Kenali Jenis Rambut

Tips rambut rontok wanita berhijab yang pertama yaitu kenali jenis rambut Anda. Kenapa? Karena hal ini akan membantu Anda menemukan produk perawatan rambut yang tepat. Sesuaikan kebutuhan shampoo Anda sesuai masalah rambut seperti ketombe, rambut rontok, kering atau berminyak. Selain itu, gunakan vitamin rambut untuk menutrisi kulit kepala dan setap batang rambut agar selalu sehat. Hindari juga keramas menggunakan air hangat sebab hal ini bisa menjadikan rambut kering dan rapuh sehingga mudah patah. Beberapa orang memilih shampoo dan produk perawatan rambut khusus yang berhijab karena praktis. Apakah ini baik? Tentu saja ini baik. Akan tetapi, Anda sebaiknya menyelesaikan masalah utama rambut terlebih dahulu karena tidak mungkin satu produk bisa mengatasi semua masalah.

Jangan Memakai Hijab Saat Rambut Masih Basah

Kesalahan ini sering dilakukan oleh wanita. Memakai penutup kepala atau hijab ketika rambut masih basah menyebabkan rambut semakin lembab sehingga rentan terkena serangan jamur. Tidak heran wanita berhijab cepat terserang ketombe karena hal ini. Karena itu, sebelum beraktifitas, pastikan rambut kering sempurna dan selalu usahakan keramas di waktu lebih awal. Anda bisa menggunakan kipas rambut untukmengeringkannya secara alami.

Tidak Mengikat rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut akan membuat rambut Anda mengalami stres dan kesulitan mendapatkan sirkulasi nutrisi cukup. Sebisa mungkin hindari hal ini, atau cukup gunakan ikat rambut yang ramah dan tidak terbuat dari bahan karet.

Gunakan Sisir Bergigi Lebar

Pilih sisir bergigi lebar, berujung tumpul dan terbuat dari plastik. Hal ini akan mengurangi resiko rambut patah. Selain itu, sebaiknya menyisir rambut sebelum keramas dan jangan menyisirnya kembali ketika rambut masih basah. Kondisi rambut basah sangat rentan rontok dan patah. Lebih baik Anda menggunakan jari-jari tangan untuk mengurai rambut kusut saat masih basah.

Cara menyisir rambut juga harus diperhatikan. Jangan menyisir rambut dari pangkalnya, tapi mulailah dari ujung untuk mengurai rambut kusut. Di samping itu, meminimalisir frekuensi menyisir rambut juga sangat membantu menjaga kesehatannya.

Pilih Bahan Hijab Yang Dingin

Sebisa mungkin hindari bahan hijab yang bersifat panas dan tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Pilih bahan yang terbuat dari katun, sutera atau wool supaya kelembapan di kepala berkurang. Hal ini juga mampu menghindarkan Anda dari rambut bercabang dan rapuh.

Treatment Masker Rambut Sangat Disarankan

Cobalah memberikan perawatan rambut minimal seminggu sekali dengan treatment hairspa atau masker rambut bila malas ke salon. Sering melakukan pijatan di kulit kepala juga akan membantu memperlancar peredaran darah ke rambut, sehingga rambut lebih sehat. Anda bisa menggunakan minyak rambut seperti minyak zaitun atau kemiri lalu melakukan pijatan khusus selama lima menit. Tips rambut rontok wanita berhijab ini juga banyak dipakai oleh ahli penata rambut. Tujuannya adalah merangsang pertumbuhan sel baru.

Kurangi Alat Pemanas

Menggunakan catok, hairdryer dan alat keriting sangat berbahaya bila sering dilakukan. Bila terpaksa menggunakan hairdryer, sebaiknya pilih setelan panas yang paling rendah supaya rambut tidak terpapar panas terlalu banyak.

Rubah Belahan Rambut

Tips rambut rontok wanita berhijab  yang terakhir yaitu merubah belahan rambut sesering mungkin. Mengapa hal ini perlu? Ternyata belahan rambut yang itu-itu saja justru mengakibatkan kebotakan. Jika Anda jeli, kebotakan umumnya dimulai dari garis belahan rambut.